Sabtu, 09 Juli 2011

Dampak dan efek dari Onani atau Masturbasi!



Kasus 1: “Saya seorang pemuda berusia 19 tahun, belum menikah, sudah bekerja sejak umur 14 tahun. Saya sering melakukan masturbasi, sampai sekarang. Bahkan terlalu sering, sampai-sampai hampir 1 hari 2 kali saya melakukannya. Kebiasaan itu tak bisa saya hilangkan. Setiap kali kelamin ereksi, saya melakukan masturbasi, seringnya kalau bangun tidur. Dengan itu saya merasa puas. Yang ingin saya tanyakan adalah: Apakah terlalu sering onani mengakibatkan mani encer? Apakah efek samping onani memakai sabun? Apakah ada efeknya kalau sehabis mengeluarkan sperma tidak dicuci? Apakah onani bisa mengganggu pekerjaan karena saya termasuk pekerja berat? Terus terang, saya merasa takut, apalagi kalau mengakibatkan lemah syahwat.”
(R.W., Jakarta)
Kasus II:
“Nama saya Rizal, saya laki-laki berusia 23 tahun, berat badan 57 kg, tinggi 165 cm. Mahasiswa pasca sarjana di salah satu perguruan tinggi di Bandung, belum menikah. Saya punya masalah tentang kehidupan seks, sejak berumur 20 tahun saya sering melakun onani sendiri karena tidak sanggup menahan nafsu syahwat saya. saya biasanya melakukannya seminggu sekali bahkan seminggu sampai 3 kali. Namun sekarang gairah saya semakin meninggi. Perlu dokter ketahui sekarang hampir setiap hari saya melakukan onani, bahkan sehari itu bisa sampai 2 kali, kadang berhenti sehari kalau saya sedang kelelahan namun hasrat untuk melakukannya tetap ada, saya sudah berusaha menahannya dengan berbagai cara termasuk olahraga, namun setelah olahraga saya kembali bergairah. Yang ingin saya tanyakan kepada dokter yaitu: Apakah dengan seringnya melakukan onani akan berakibat buruk bagi kesehatan tubuh saya? Apakah sering melakukan onani akan mengakibatkan kemandulan? Bagaimana cara mengatasinya? Atas bantuan serta saran dari dokter saya ucapkan terima kasih.”
(Rizal, Bandung)

Jawaban:
Banyak Mitos
Agaknya masih banyak orang belum cukup mengerti tentang masturbasi. Padahal, banyak orang melakukannya. Yang pasti pula, banyak informasi salah yang beredar di masyarakat mengenai masturbasi, antara lain seperti yang Anda tanyakan.
Berdasarkan data penelitian yang ada, hampir semua pria dan sekitar 70-80 persen wanita pernah melakukan masturbasi. Memang banyak informasi yang salah tentang masturbasi, misalnya dapat menimbulkan berbagai akibat buruk. Agaknya informasi salah ini merupakan sebagian mitos tentang seks yang terus beredar di masyarakat sampai saat ini.
Pada abad XVIII terbit sebuah buku yang ditulis oleh Tissot dari Prancis, berjudul Onana. Di situ diuraikan beberapa macam penyakit yang timbul sebagai akibat masturbasi. Ternyata dengan perkembangan ilmu pengetahuan, terbukti bahwa pendapat Tissot salah sama sekali.
Tidak benar masturbasi dapat menimbulkan akibat buruk bagi kesehatan, termasuk sperma. Jadi, tidak ada gangguan kuantitas dan kualitas sperma yang disebabkan melakukan masturbasi. Memang, masturbasi yang dilakukan secara tergesa-gesa agar cepat mencapai ejakulasi dikhawatirkan dapat melatarbelakangi terjadinya ejakulasi dini pada pria. Sementara itu, kalau Anda terlalu sering melakukannya, tentu saja Anda akan merasa payah karena masturbasi. Sama seperti hubungan seksual, onani juga memerlukan energi.
Keseimbangan
Penggunaan sabun tidak menimbulkan akibat apa-apa asal tidak mengandung zat yang bersifat menimbulkan rangsangan pada lapisan dalam kulit.
Beberapa zat bersifat terlalu kuat untuk lapisan dalam kulit, sehingga menimbulkan semacam luka lecet.
Bila melihat aktivitas masturbasi yang Anda lakukan ternyata sangat sering, saya berpikir Anda mungkin kurang melakukan aktivitas yang seimbang antara aktivitas fisik dan mental. Sebab, kalau Anda cukup melakukan aktivitas fisik dan mental, saya yakin dorongan seksual Anda akan tertekan. Dengan demikian, Anda tidak akan selalu terangsang, sehingga dapat menahan diri untuk tidak selalu melakukan masturbasi.
Mungkin saja pekerjaan Anda sekarang cukup berat secara fisik. Meski begitu, kalau tidak diimbangi dengan kegiatan yang bersifat mental, tetap saja Anda akan sering merasakan dorongan seksual Anda yang kuat. Jadi, harus ada keseimbangan antara aktivitas fisik dan mental.
Selain itu, kalau sering menerima rangsangan seksual dari luar, misalnya melalui gambar atau video porno, dorongan seksual Anda akan semakin kuat.
Sumber: http://www2.kompas.com/kesehatan/new…/29/114011.htm

13 Fakta tentang Sperma



Mungkin banyak orang yang sudah tahu dari mana asal sperma dan fungsinya dalam proses pembuahan sel telur. Namun, sebenarnya sperma masih punya banyak rahasia menarik yang belum terungkap. Dr David Shin, Kepala Center for Sexual Health & Fertility dari Hackensack University Medical Center, Amerika, membagi informasi mengenai 13 fakta seputar sperma, yaitu sebagai berikut: 1. Sperma diproduksi di testis dan butuh 10 minggu untuk matang.
2. Sperma matang bisa menunggu hingga 2 minggu di “ruang tunggu” yang disebut epididimis sebelum mereka memulai debutnya. Epididimis adalah saluran melingkar yang terdapat di bagian paling atas dan belakang testis. Fungsinya menyalurkan sperma.
3. Sperma hanya berkontribusi 5 persen pada total volume cairan mani. Sisanya terdiri dari cairan yang menyediakan nutrisi dan medium perlindungan sperma agar ia bisa melakukan perjalanan ke saluran reproduksi perempuan.
4. Pria sehat menghasilkan 70-150 juta sperma setiap hari.
5. Sperma bisa hidup sampai 5 hari di dalam rahim. Hal ini menjelaskan mengapa seseorang bisa hamil beberapa hari setelah terjadinya ovulasi (dilepaskannya sel telur).
6. Sperma Y, yang akan menghasilkan bayi laki-laki, berenang lebih cepat dibanding sperma X, yang akan menghasilkan bayi perempuan. Kromosom Y lebih kecil dan memiliki materi genetik lebih sedikit dibanding kromosom X.
7. Sperma manusia berukuran sekitar 55 mikron. Sebagai perbandingan, kira-kira ukuran rambut manusia adalah 100 mikron.
8. Sperma berasal dari bahasa Yunani, yang berarti “benih”.
9. Sperma hanya bisa berenang maju, tidak bisa mundur.
10. Sperma yang normal memiliki kepala, sedikit bagian tengah, dan ekor. Sperma yang tidak normal bisa memiliki dua kepala atau dua ekor.
11. Di Amerika Serikat, pria di New York memiliki jumlah sperma 50 persen lebih banyak dibanding pria di Los Angeles.
12. Berlama-lama di sauna atau berendam air panas bisa mengurangi jumlah sperma.
13. Pelumas, losion, dan air ludah bisa menyebabkan gerakan sperma berkurang./kompas.com
sumber
http://uniqpost.com/12661/13-fakta-tentang-sperma/

Kamis, 09 Desember 2010

ARTIS-ARTIS YANG MENINGGAL MUDA

Kehidupan selebritis mengundang minat banyak orang untuk mengetahuinya, bahkan jika perlu hingga yang paling detil. Ketika selebritis itu meninggal, pembicaraan tentangnya pun menjadi topik hangat selama berhari-hari, berpekan-pekan, bahkan bertahun-tahun. Apalagi jika artis yang meninggal adalah artis yang sedang mencapai tangga popularitas, dan masih muda.

Berikut adalah 6 artis yang meninggal di kala sedang berada di tangga popularitas, dan bahkan masih muda, sehingga meski telah meninggal selama bertahun-tahun, namun dia tetap dikenang, dibicarakjan, bahkan masih ada yang menonton film atau mendengarkan lagu-lagunya.

1. Nike Ardilla

Penyanyi kelahiran Bandung 27 desember 1975 ini meninggal pada 19 Maret 1995 saat karir bermusik dan filmnya tengah berada di puncak ketenaran. Dialah penyanyi Indonesia pertama yang berhasil menjual album sebanyak 2 juta kopi pada usia 14 tahun 3 bulan 4 hari melalui album 'Bintang Kehidupan' yang dirilis pada 1990, dan hingga kematiannya, dari sekitar 9 album yang telah dirilis, 30 juta kopi terjual. Ketika dia meninggal akibat kecelakaan mobil, semua media memberitakannya. Bahkan dalam buku '100 Perempuan Paling Berpengaruh di Indonesia', namanya masuk urutan 4. Bahkan hingga kini, hari kematiannya diperingati penggemarnya seperti merayakan Hari Kartini. 


2.River Phoenix


Bakatnya sebagai aktor terlihat dalam film 'My Own Private Idaho’ dan ‘Running On Empty’ yang menimbulkan decak kagum, dan membuatnya dijuluki sebagai pendatang baru bermasa depan cerah di Hollywood. Aktor muda yang menjadi fenomena baru itu harus tutup usia di usia yang masih sangat muda, 23 tahun, karena ketergantungan narkoba.





3. Heath Ledger

 
Aktor ini baru berusia 28 tahun ketika ditemukan meninggal dunia karena overdosis di kamar tidurnya. Belakangan, aktor yang sukses memerankan tokoh Joker, tokoh antagonis dalam film 'Dark Knight' itu diketahui memiliki seorang putri berusia 2 tahun dari aktris Michelle Williams. 





4. Buddy Holly

 
Lebih dari setengah abad setelah kematiannya, nama Buddy Holly masih begitu tenar dan memiliki banyak penggemar. Penyanyi berbakat itu mengagetkan dunia saat meninggal di usia sangat muda, 22 tahun. Selama hidup Holly dianggap telah memberi perubahan pada musik dan budaya anak muda.





5. Brandon Lee

 
Anak kandung aktor laga Bruce Lee ini meninggal pada usia 28 tahun saat syuting film 'The Crow' yang dirilis 1994, setahun setelah kematiannya. Saat adegan tembak menembak dilakukan, pistol yang digunakan lawan main Brandon diyakini hanya berisi peluru hampa, namun ternyata peluru tajam. Hingga kematiannya, Brandon telah membintangi delapan film, yang paling terkenal adalah film 'Showdown In Little Tokyo' yang dirilis pada 1991.




 







6. Jean Harlow

 


Dikenal sebagai 'bomseks' di era film klasik tahun 1930an, Harlow berhasil menarik perhatian publik dalam hidupnya yang singkat, termasuk tiga kali pernikahannya. Harlow meninggal di usia 26 tahun akibat gagal ginjal. Salah satu film sukses yang dibintanginya adalah 'Platinum Blonde' yang dirilis pada 1931. (diolah dari berbagai sumber)